Langsung ke konten utama

PEUBAH ACAK


Peubah acak
atau variabel acak adalah konsep fundamental dalam probabilitas dan statistika. Peubah acak merupakan fungsi yang memetakan hasil dari sebuah eksperimen acak ke suatu bilangan riil. Hasil tersebut didasarkan pada ruang sampel yang mencakup semua kemungkinan hasil eksperimen.

Jenis Peubah Acak

  1. Peubah Acak Diskret

    • Nilainya terbatas atau dapat dihitung.
    • Contoh: Jumlah kepala dalam tiga lemparan koin (0, 1, 2, atau 3).
    • Didukung oleh fungsi massa probabilitas (Probability Mass Function/PMF).
  2. Peubah Acak Kontinu

    • Nilainya mencakup semua angka dalam rentang tertentu.
    • Contoh: Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas (bisa 5.3, 5.35, dst.).
    • Didukung oleh fungsi densitas probabilitas (Probability Density Function/PDF).

Notasi

Peubah acak sering dinyatakan dengan huruf kapital seperti XX, YY, atau ZZ. Nilai yang mungkin diambil oleh peubah acak dinyatakan dengan huruf kecil seperti xx atau yy.

Karakteristik Utama

  1. Distribusi Probabilitas

    • Menjelaskan bagaimana probabilitas dialokasikan ke nilai-nilai peubah acak.
    • Contoh: Distribusi normal, distribusi binomial, dll.
  2. Rata-rata (Ekspektasi)

    • Nilai rata-rata teoretis dari peubah acak: E[X]=xxP(X=x)(diskret)atauxf(x)dx(kontinu).\mathbb{E}[X] = \sum_{x} x P(X = x) \quad \text{(diskret)} \quad \text{atau} \quad \int_{-\infty}^\infty x f(x) \, dx \quad \text{(kontinu)}.
  3. Variansi dan Standar Deviasi

    • Variansi (σ2\sigma^2): Ukuran penyebaran nilai-nilai di sekitar rata-rata. Var(X)=E[X2](E[X])2.\text{Var}(X) = \mathbb{E}[X^2] - (\mathbb{E}[X])^2.
    • Standar deviasi (σ\sigma): Akar kuadrat dari variansi.

Contoh

  • Lempar dadu:
    • Peubah acak XX: Angka yang muncul di sisi atas dadu.
    • Probabilitas setiap nilai P(X=x)=16P(X=x) = \frac{1}{6}, untuk x=1,2,3,4,5,6x = 1, 2, 3, 4, 5, 6.
    • Rata-rata E[X]=3.5\mathbb{E}[X] = 3.5.


#dodi_a111

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BILANGAN RASIONAL DAN IRASIONAL

Kali ini saya coba menulis tentang bilangan rasional dan irrasional. Bilangan rasional itu anggotanya lebih banyak daripada bilangan bulat, tetapi lebih sedikit dari bilangan real. Bilangan rasional dapat dinyatakan dalam bentuk a/b (dibaca a per b) dengan a dan b masing-masing bilangan bulat dan b ≠ 0. Contoh bilangan rasional yaitu ½, ¾, dan seterusnya. Bilangan irasional adalah bilangan riil yang tak bisa dibagi (hasil baginya tidak pernah berhenti). Bilangan irasional tidak bisa dinyatakan sebagai a/b, dengan a dan b sebagai bilangan bulat dan b tidak sama dengan nol. Contoh yang paling populer dari bilangan irasional adalah bilangan π, √2, dan bilangan e. Bilangan π yang sebenarnya adalah      = 3,1415926535.... atau      = 3,14159 26535 89793 23846 26433 83279 50288 41971 69399 37510... Untok menghemat memperseingkat tulisannya, maka ditulislah bilangan π menjadi 3,14. Untok bilangan √2:     = 1,4142135623730950488...

PECAHAN BIASA DAN PECAHAN CAMPURAN

Salah satu diantara bentuk bilangan adalah bilangan pecahan biasa dan campuran. Pecahan biasa dibagi menjadi 2, pecahan biasa murni dan pecahan biasa tak murni. Pecahan biasa murni dapat ditulis dengan bentuk a/b (dibaca “a” per “b”) dengan a kurang dari b dan a sama b adalah bilangan bulat. Sedangkan pecahan biasa tak murni dapat ditulis a/b   (dibaca “a” per “b”) dengan b lebih besar dari a, dimana a dan b adalah bilangan bulat. Bilangan 2/3 , dapat dikatakan bahwa bilangan itu adalah bilangan pecahan murni, karena 2 lebih kecil dari tiga dan 2 dan 3 merupakan bilangan bulat positif. Bilangan 3/2 dapat disebut bilangan pecahan tak murni. Pecahan campuran adalah bilangan yang berbentuk a b/c ( dibaca “a”, “b” per “c”) dengan a, b, dan c adalah merupakan bilangan bulat dengan b kurang dari c.   Contoh bilangan pecahan campuran: 3 ½ , 4 ½. Jika kita memotong buah semangka 5 potongan sama besar. Tiap potongan semangka akan dinilai 1/5 bagian dari keseluruhan. De...

Matematika Terapan

  Matematika Terapan adalah cabang matematika yang digunakan untuk memecahkan masalah nyata di berbagai bidang seperti fisika, teknik, ekonomi, biologi, keuangan, ilmu komputer, dan lainnya. Pendekatan ini mengintegrasikan teori matematika dengan aplikasi praktis untuk menyelesaikan tantangan spesifik. Beberapa topik utama dalam matematika terapan meliputi: 1. Persamaan Diferensial Digunakan untuk memodelkan fenomena yang melibatkan perubahan, seperti dinamika populasi, aliran fluida, dan sistem kontrol. Contoh: d y d t + k y = 0 \frac{dy}{dt} + ky = 0 d t d y ​ + k y = 0 (Persamaan ini sering muncul dalam model peluruhan eksponensial.) 2. Matematika Keuangan Analisis risiko, penilaian derivatif, bunga majemuk, dan optimalisasi portofolio. Contoh: Model Black-Scholes untuk penilaian opsi. 3. Optimasi Mencari solusi terbaik dalam situasi dengan keterbatasan sumber daya. Contoh: Linear Programming (Metode Simpleks), optimasi non-linear. 4. Analisis Numerik Mencari solusi mendekati ...